Wah, Miliarder Ternyata Punya Kebiasaan yang Enggak Terduga Kayak Gini…

281
0
SHARE

 

Riau Digital.com, Jakarta – Ternyata kebiasaan menjadi miliarder itu enggak jauh berbeda kok dengan keseharian orang biasa. Alih-alih rumit dan enggak punya waktu luang, kebiasaan miliarder justru condong biasa. Pasti kamu enggak nyangka kalau seorang miliarder melakukan kebiasaan-kebiasaan ini.

Melansir dari Entrepreneur.com (25/2/2019), miliarder ternyata juga melakoni kebiasaan-kebiasaan berikut ini:

1. Enggak pernah berhenti belajar

Enggak jarang lho orang yang berpikiran bahwa miliarder yang sudah memiliki banyak uang hanya perlu menghabiskan sisa hidupnya dengan penuh kesenangan; foya-foya, berlibur sesuka hati, nyantai di rumah, dll. Padahal enggak begitu kok. Miliarder justru tetap belajar meski sudah kaya raya.

Baca Juga: Pantesan Kaya Raya, Ternyata Ini Kualitas yang Membedakan Orang Kaya

Mereka justru takut kehilangan ilmu-ilmu dasar yang mereka miliki dan itu bisa berpengaruh ke kinerja mereka. Oleh karena itu, mereka enggak pernah berhenti belajar dan mengasah kemampuannya.

2. Menjaga pengeluaran tetap rendah

Hemat? Yaps, benar banget! Miliarder justru menekan pengeluaran semaksimal mungkin. Mereka lebih memilih untuk menabung dan berinvestasi daripada menghabiskan uang untuk keperluan yang masih bisa dialihkan.

Agar tetap sukses, mereka tetap pada kebiasaan itu. Mereka enggak meningkatkan pengeluaran sehari-hari mereka, karena mereka menghindari hidup dari “gaji ke gaji”.

3. Butuh mentor

Miliarder itu tetap manusia biasa kok. Tetap sebagai makhluk sosial yang membutuhkan bantuan dari sesamanya. Banyak dari miliarder yang tetap meminta panduang dari seorang mentor.

Seorang mentor dapat sangat berharga dalam membantu individu meraih sukses lebih cepat. Seorang mentor dapat memberikan panduan yang relevan dari jenjang karier yang lebih jauh, serta saran tentang cara menghindari jebakan dan kesalahan umum. Oprah Winfrey, Bill Gates dan Mark Zuckerberg hanyalah beberapa orang berprestasi tinggi yang memiliki mentor.

4. Menyambut kritik

Kebanyakan orang lari dari kritik. Miliarder malah kebalikannya, mereka senang dengan adanya kritik. Bagi mereka, kritik bisa menjadi mode pengembangan diri.

Miliarder meluangkan waktu untuk mendengarkan kritik sehingga mereka dapat benar-benar mempertimbangkan manfaatnya. Kemudian, mereka dapat memutuskan apakah kritik ini harus mendorong mereka untuk memperbaiki diri dengan cara tertentu, atau apakah kritik itu dapat diabaikan.

5. Mengambil waktu istirahat

Miliarder bukan robot yang kuat bekerja terus menerus. Mereka menyadari bahwa mereka juga membutuhkan istirahat.

Miliarder tahu kapan harus beristirahat. Mereka menikmati waktu keluarga mereka, bepergian dan menikmati hobi (tanpa melampaui kemampuan mereka, tentu saja). Mereka tahu bahwa ketika mereka kembali bekerja, mereka akan melakukannya dengan semangat dan energi baru.

sumber : warta ekonomi